Istilah Triskaidekafobia adalah sebuah rasa ketakutan yang irasional akan angka 13. Kata triskaideka sendiri berasal dari bahasa Yunani, yaitu tris=tiga, kai=dan, deka=sepuluh. Hal ini sering kali dianggap sebagai takhayul. Dan ketakutan akan hari Jumat yang jatuh pada tanggal tiga belas disebut paraskavedekatriafobia atau friggatriskaidekafobia (wikipedia).
English Version
Ikuti terus postingan di sini
Kategori
-
Tulisan Terkini
- 13 angka sial ?
- How are you,RSBI?
- Soal dimensi 3,soal tersulit di ujian?
- Masih perlukah alat peraga?
- Mengenal sistem pendidikan di Thailand
- Berbahasa Inggris di kelas, why not !
- 2 sama dengan 1 ?
- Mengenang Prof. Dr. Ir. Andi Hakim Nasoetion
- Pemodelan matematika
- Hukuman pada siswa efektifkah…?
- Posting rumus matematika di WP com
- Mencari Profil Ideal Menteri Pendidikan Nasional
-
Top Posts
-
Top Clicks
Arsip
SocialVibe
- Links
-
album berhitung

More Photos
MathPress- Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
Blogroll
kicauan
- RT @infojakarta: Menurut penelitian seseorang yg jomblo atau tdk punya pasangan lbh mudah kena penyakit lalu ... http://t.co/R6hxXoKe 2 days ago
- Alisnya AM kayaknya di kerok :)) 4 days ago
- Malapetaka lima belas Januari #fb 2 weeks ago
- Para dermawan paku yg suka naburin paku di jalan raya, di tahun 2012 ini harusnya mengganti paku dg uang gopean. #fb 3 weeks ago
- http://t.co/JjgeK8BJ The hersamin Daily ▸ today's top stories #fb 3 weeks ago
Sebanyak 200 sekolah menengah atas (SMA) dirintis menjadi Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). Penyelenggaraan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) ini dimaksudkan untuk mendongkrak
Ujian Nasional SMA telah berlalu, tinggal menunggu
Saya teringat ketika saya duduk di Sekolah Dasar tahun 70-an, saat itu kelas dua kalau tidak salah. Suatu saat Bapak guru yang budiman menyuruh setiap muridnya membawa seratus buah lidi yang panjangnya 10 cm. Kemudian kami mempersiapkannya dari rumah, tak pelak lagi Ibu di rumah ikut sibuk membantu mencarikan sapu lidi.Kenangan itu terasa indah, apalagi paginya Pak guru yang budiman memberitahukan bahwa lidi itu bisa di pakai sebagai alat bantu hitung: tambahan, pengurangan dan perkalian. Pelajaran Matematikapun di lalui dengan secara gembira dan penuh antusias oleh semua murid, sehingga waktu pun tak terasa. Itulah kenangan yang mengasyikan belajar Matematika saat itu.
Dalam acara rapat kemarin dengan
Bagi rekan-rekan guru yang mencoba melaksanakan pengajaran secara dua bahasa/bilingual (Indonesia-English) di dalam kelas . Berikut ini diberikan bagan berbagai instruksi, petunjuk, serta larangan dalam bahasa Inggris. Untuk mengatur kegiatan pembelajaran yang seharusnya dilalui siswa, agar tercipta pembelajaran yang efektif. Fungsi-fungsi yang tercantum di sini terkait dengan berbagai kegiatan, yaitu:
Di postingan ini ada suatu persamaan matematika. Persamaan dua buah peubah a dan x , dimana tiap ruas di tambah dan di kurang peubah yang sesuai kaidah matematika tiap ruasnya. Ada ruas persamaan yang memakai sifat distribusi perkalian terhadap pengurangan. Coba anda perhatikan dengan jeli dimana kesalah-kaprahan dari persamaan ini, sehinga bisa menyatakan bahwa dua sama dengan satu ! 

